Wisata Pantai ‘Sepi’ di Tulungagung? Pantai Dlodo Bisa Jadi Pilihan Kamu! - Bonjour gens!

Sunday, 5 November 2017

Wisata Pantai ‘Sepi’ di Tulungagung? Pantai Dlodo Bisa Jadi Pilihan Kamu!

Hola explorer!

Ada yang pernah dengar nama Pantai Dlodo?

Mungkin kamu yang tinggal di wilayah Kab. Tulungagung, Jawa Timur, dan sekitarnya sudah banyak yang tau sama nama pantai yang berada di kawasan Kec. Kalidawir ini. Iya, Pantai Dlodo merupakan satu dari sekian banyak pantai tersembunyi yang mulai banyak di explore oleh para vitamin sea hunter.


Saya sendiri tahu pantai ini dari salah satu following saya di Instagram yang dengan cakepnya memotret salah satu moment trip dia waktu berkunjung ke sini. Dari situlah saya penasaran dan kepo, sebagus apa sih ini pantai? Worth it kah untuk dijadikan travel wishlist? 

Saya pun memutuskan ke sana Minggu lalu (29/10/17), dengan forever travelmate  saya, Laila.  Saya berangkat dari Desa Sumbergempol, sekitar pukul 09:00 WIB dan tiba di sana sekitar pukul 09:50 WIB. Cukup cepat untuk ukuran rute ke pantai dengan driver dan penumpang berupa kaum hawa seperti kami.

Jalan menuju Pantai Dlodo sendiri searah dengan arah ke Pantai Sine dan Pantai Kedung Tumpang. Namun karena saya juga tidak tahu secara pasti kemana arahnya, saya memutuskan untuk menggunakan Google Maps sebagai travel assistant saya, and it worked good indeed.  Alhamdulillah-nya, Pantai Dlodo terdaftar di Google Maps pemirsa! Yay!

Rute yang saya lewati lumayan naik turun dengan kondisi jalan aspal dan cor seadanya yang berlubang dan bergelombang. Kadang-kadang ada beberapa lubang besar di tengah jalan yang membuat saya harus extra hati-hati membawa motor. Sepanjang perjalanan kita akan banyak dihadapkan dengan pemandangan berupa hutan dan pohon kelapa yang tumbuh cantik seperti, palm tree.

Sekitar 2-4 km sebelum tiba di lokasi, jalannya sedikit ekstrim dengan kondisi jalan menurun dan berbatu. Belokannya juga lumayan tajam dan sukses membuat orang-orang menajamkan pandangan dan pendengaran selama di jalan. Mendekati pantai, jalanan berubah menjadi jalan tanah berbatu yang lumayan terjal dan cukup 'mengocok perut'. Saran saya, sebaiknya anda ke sana ketika cuaca sedang bagus karena jika hujan, saya yakin jalanan itu akan menjadi seluncuran lumpur yang licin. 

Sampai di sana, saya parkirkan motor saya dengan membayar Rp 5000,-. Hemat sekali bukan? Lokasi parkirnya memang seadanya namun istimewanya ia berada tepat di pinggir pantai, jadi nggak perlu capek-capek jalan untuk menuju pantainya. Sip!

Di hari Minggu, dimana biasanya pantai di Tulungagung full dengan orang-orang, di Pantai Dlodo justru sepi pengunjung dengan beberapa warung khas pinggir pantau sederhana yang buka. Hal ini bisa jadi keuntungan sendiri sih buat saya, apalagi tujuan saya ke pantai memang untuk hunting foto. Foto dengan latar belakang pantai bisa banget didapat dengan mudah tanpa nungguin lama orang-orang yang berlalu-lalang.

Pantai Dlodo sendiri dikelilingi oleh bukit berbatu yang masih hijau. Pantai ini juga punya gumuk pasir ‘ala-ala’ yang bisa dimanfaatkan buat foto-foto. Oh ya, sebelum kamu benar-benar tiba di pantainya kamu harus nyebrang dulu melewati sungai kecil yang juga mengalir ke laut. Tenang aja sungai ini super dangkal dan nggak akan bikin celana kamu basah banget kok asal kamu bisa milih alur sungainya aja. 





Sayangnya, ada banyak sampah di pinggir pantai. Iya, sedih... tapi maaf-maaf nih, nggak sempet motoinnya.
Sepertinya sih sampah ini bukan dari pengunjung, mengingat yang datang sedikit, melainkan dibawa dari ombak pantai itu sendiri. Terus, karena pantai ini belum terlalu terkenal, belum ada yang terlalu peduli soal kebersihannya dan sampahnya dibiarkan gitu aja.

Well, jadi bagaimana pengalaman saya berkunjung ke sini? Worth enough-lah ya untuk mengisi weekend. Pantai yang sepi cocok banget buat foto-foto. Tapi saran saya, ketika kamu ke sini mending bawa payung atau topi ya, karena kalau kamu udah jalan menyusuri pantai, nggak ada lagi tenda-tenda buat berteduh.



Selamat berlibur!


3 comments:

  1. Suka banget sama pemandangan pantainya, bagus banget

    ReplyDelete
  2. pemandangannya benar-benar sangat indah.. :)

    ReplyDelete
  3. The beach looks so deserted. It seems to me that as soon as tourists learn about it, the garbage on the shore will increase significantly

    ReplyDelete